JARINGAN DOKUMENTASI DAN INFORMASI HUKUM

DPRD KABUPATEN PANGANDARAN

Data Inventarisasi Peraturan Tahun 2025

Menampilkan 41 - 45 dari 50 data

Berguru pada soekarno

Banyak tokoh besar dilahirkan di negeri ini, tetapi sedikit yang berhasil menjadi inspirator bagi orang lain. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Soekarno. Tidak hanya di Indonesia, ia pun menjadi "guru" bagi para tokoh dunia. Ide-ide perjuangan dan keberanian Soekarno dalam menyatakan "perang" terhadap Amerika Serikat dan sekutunya telah membuat para pemimpin di negara terjajah bertekad membebaskan negerinya dari cengkeraman kolonialisme dan imperialisme bangsa asing. Di dalam buku yang Anda pegang ini, terdapat tokoh- tokoh dunia yang berguru kepada Soekarno sehingga berhasil memerdekakan negara mereka.

Kategori : Buku Hukum

Proses : Berlaku

Lihat Selengkapnya

Pak beye dan kerabatnya

PAK BEYE DAN KERABATNYA Kerabat adalah orang dekat, bahkan orang-orang terdekat. Sebagai manusia biasa, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memiliki banyak kerabat yang dalam beberapa kasus lebih dekat daripada orang-orang terdekat. Wisnu Nugroho, jurnalis harian Kompas yang pernah bertugas meliput di Istana, kembali membagikan catatan tidak pentingnya. Di antara kerabat itu adalah pengusaha, menteri, politisi, dan warga bia- sa. Dengan merekalah Pak Beye menjaga, merajut, dan mengembangkan kekuasaannya sebagai orang nomor satu di Indonesia. Pak Beye dan Kerabatnya adalah Tetralogi Sisi Lain SBY ketiga berisi se pak terjang kerabat atau orang yang mengaku-aku dekat dengan Pak Beye. Ada yang masuk akal, ada pula yang nekat. Ada yang cari posisi, ada yang cari untung, ada juga yang mencari-cari dan pergi gigit jari. Setelah tersenyum-senyum dan gelisah hadir, bersiap-siaplah berpikir.

Kategori : Buku Hukum

Proses : Berlaku

Lihat Selengkapnya

Pak beye dan politiknya

PAK BEYE DAN POLITIKNYA Politik dan Partai Demokrat adalah bagian penting dalam kehidupan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Lewat politik dan Partai Demokrat, SBY terpilih langsung menjadi Presiden Ri periode 2004-2009 dan 2009- 2014. Karena pentingnya, politik tidak pernah ditinggalkan. Setelah istri- nya, kakak iparnya, kini Partai Demokrat "dijaga" putra bungsunya. Pencitraan sebagai cara berpolitik kerap dilekatkan pada SBY. Sah saja itu dilakukan sebagai strategi dan trik, sejauh tidak melawan konstitusi. Kritik kawan dan lawan politik tidak pernah sepi. Namun, SBY konsisten dengan cara berpolitiknya demi tujuan menjadi orang nomor satu di Indonesia Pak Beye dan Politiknya adalah Tetralogi Sisi Lain SBY kedua berisi hal-hal tidak penting mengenai strategi dan trik politik SBY sejak niat menuju Istana digenggamnya. Karena berisi hal-hal tidak penting, selain strategi dan trik, pernik berbau klenik yang serba kebetulan dipaparkan. Setelah tersenyum-senyum, semoga gelisah hadir.

Kategori : Buku Hukum

Proses : Berlaku

Lihat Selengkapnya

Pak beye dan keluarganya

PAK BEYE DAN KELUARGANYA Keluarga adalah tempat Pak Beye kembali dari rutinitasnya sebagai orang nomor satu di Republik Indonesia. Lewat keluarganya di Cikeas, pemikiran dan cita-citanya ditumbuhkan. Keluarganya tidak lagi terbatas pada ikatan darah. Ada Partai Demokrat dan anak-anak ideologis yang ditumbuhkan di sana. Terhadap kiprah Pak Beye dan keluarganya, muncul sejumlah kritik karena kekhawatiran hadirnya dinasti seperti dalam sistem monarki. Dalam seri terakhir Tetralogi Sisi Lain SBY, Wisnu Nugroho, wartawan Kompas yang bertugas di istana, berbagi tentang hal-hal tidak penting yang dijumpainya di Istana, Cikeas, dan Pacitan. Ada kisah ibu ratu, putra mahkota, sejumlah abdi dalem dengan label tim hore, dan kehidupan di puri. Setelah tersenyum-senyum, gelisah, dan berpikir, semoga keputusan hadir.

Kategori : Buku Hukum

Proses : Berlaku

Lihat Selengkapnya

Sarinah kewajiban wanita dalam perjuangan republik indonesia

"Saya namakan kitab ini Sarinah sebagai tanda terima kasih saya kepada pengasuh saya ketika saya masih kanak-kanak. Pengasuh saya itu bernama Sarinah. la 'mbok' saya. Dari dia, saya banyak mendapat pelajaran mencintai 'orang kecil'. Dia sendiri pun 'orang kecil', tetapi budinya selalu besar!" Ir. Sukarno Buku Sarinah ini pertama kali terbit pada November 1947. Isinya me rupakan kumpulan bahan pengajaran Bung Karno dalam kursus wanita. Melalui buku ini, Bung Karno mengkritisi kebanyakan laki-laki yang masih memandang perempuan sebagai "suatu blasteran antara Dewi dan seorang tolol. Dipuji-puji bak Dewi, sekaligus dianggap tolol dalam be- berapa hal lainnya. Meskipun juga tidak menyetujui gerakan feminisme yang kelewat batas di Eropa saat itu, Bung Karno menekankan pentingnya bagi para wanita untuk mengambil bagian dalam pembangunan Negara Indonesia. 

Kategori : Buku Hukum

Proses : Berlaku

Lihat Selengkapnya

Chat ke WhatsApp